by

Kaya Protein dan Tahan Kering: Penanaman Padi Gogo “Protani” Inovasi Unsoed di Brebes Tumbuh Subur

-Agri-107 Views
banner 468x60

BREBES – Upaya penguatan ketahanan pangan sekaligus intervensi penurunan angka stunting di tingkat pedesaan terus digencarkan melalui kolaborasi taktis akademisi dan TNI. Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si, memimpin langsung peninjauan lapangan plot penanaman varietas unggul padi Gogo Protani di kawasan persawahan Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Didampingi tim pelaksana penelitian dan pengabdian Unsoed, perwakilan Korem 071/Wijayakusuma, Kodim 0713/Brebes, serta pemilik lahan, Haji Nafsihin, pengecekan ini dilakukan guna memastikan fase vegetatif tanaman berjalan optimal sebelum memasuki masa panen raya.

banner 336x280

Inovasi Padi Gogo Unggul: Potensi Hasil 9 Ton per Hektar

Padi Protani sendiri merupakan varietas padi Gogo baru hasil pemuliaan tanaman yang dikembangkan secara intensif oleh para peneliti Unsoed. Varietas ini telah resmi dilepas oleh Menteri Pertanian RI sebagai varietas unggul nasional.

Sebagai varietas modern, padi Protani dibekali dengan sejumlah keunggulan agronomis yang sangat kompetitif:

  • Produktivitas Tinggi: Memiliki potensi hasil panen mencapai 9 ton per hektar.

  • Adaptasi Lingkungan: Memiliki toleransi yang sangat baik terhadap kondisi cekaman kekeringan (sangat cocok untuk lahan tadah hujan).

  • Kandungan Nutrisi Super: Mengandung kadar protein tinggi berkisar antara 9% hingga 10%, jauh di atas rata-rata padi konsumsi varietas konvensional.

Dalam peninjauan di Desa Cibentang, Prof. Noor Farid mengekspresikan kepuasannya atas performa tanaman di lapangan. Struktur vegetatif padi dilaporkan tumbuh dengan sangat subur, seragam, dan menunjukkan tata kelola budidaya yang sangat terawat.

“Padi Protani yang ditanam di sawah Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung ini tumbuh dengan sangat baik. Berdasarkan sampling di lapangan, jumlah anakan produktif padi bahkan mampu mencapai 40 rumpun per tanaman,” ungkap Prof. Noor Farid dengan optimis.

Sinergi Lintas Sektoral: Targetkan 75 Ton Gabah untuk Perangi Stunting

Proyek percontohan penanaman padi Protani seluas 10 hektar di Bantarkawung ini merupakan buah kerja sama strategis antara Korem 071/Wijayakusuma dengan Unsoed. Rangkaian penanaman perdana sebelumnya telah dilaksanakan secara massal, dipimpin oleh Komandan Kodim Brebes serta dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian Unsoed, Dinas Pertanian Kabupaten Brebes, camat, kepala desa, hingga kelompok tani setempat.

Pakar pertanian Unsoed sekaligus tim peneliti, Prof. Totok Agung DH, menjelaskan bahwa kandungan protein tinggi pada padi Protani dirancang secara spesifik sebagai langkah biofortifikasi alami untuk mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus menjadi asupan nutrisi krusial dalam program pencegahan stunting pada balita.

Melalui estimasi kalkulasi riil di lapangan, hamparan 10 hektar lahan sawah di Desa Cibentang ini diproyeksikan mampu mendulang hasil panen mencapai 75 ton gabah kering panen.

“Panen raya ini diharapkan akan memberikan kontribusi nyata dan dampak ekonomi langsung dalam mendukung kedaulatan pangan, serta memperbaiki kualitas gizi masyarakat guna memotong rantai stunting di tingkat desa,” pungkas Prof. Totok Agung DH.

banner 336x280

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *